kontenstore.com – Libur Imlek 2026 akan menjadi momen penting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tahun ini, tanggal perayaan Imlek jatuh pada hari Minggu, 23 Februari 2026.
Liburan yang berlangsung selama seminggu ini tidak hanya menjadi waktu untuk berkumpul dengan keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merayakan tradisi dan budaya yang kaya akan makna.
Dalam artikel ini, kita akan membahas jadwal liburan Imlek 2026, tradisi yang sering dilakukan, serta beberapa tips untuk menghabiskan liburan yang seru dan bermakna.
Jadwal Libur Imlek 2026
Libur Imlek 2026 akan dimulai dari hari Sabtu, 21 Februari hingga Jumat, 27 Februari 2026. Namun, beberapa daerah atau instansi mungkin menetapkan jadwal libur yang lebih panjang, terutama jika ada cuti bersama yang diberlakukan.
Pemerintah Indonesia biasanya memberikan cuti bersama selama 5 hari sejak tahun 2020, sehingga masyarakat dapat merayakan Imlek dengan lebih nyaman.
Selain itu, beberapa perusahaan juga memberikan kebijakan cuti tambahan agar karyawan dapat berlibur lebih lama.
Tradisi yang Dilakukan Saat Imlek
Tradisi Imlek sangat kaya akan makna dan simbolisme. Salah satu yang paling dikenal adalah pembagian angpao atau uang kertas merah yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anak.
Angpao melambangkan keberuntungan dan perlindungan dari roh jahat. Selain itu, masyarakat Tionghoa juga melakukan ritual membersihkan rumah sebelum Imlek, yang disebut “sweeping the dust”. Tujuannya adalah untuk mengusir sial dan menyambut keberuntungan baru.
Selama perayaan, banyak orang juga memasak makanan khas seperti bakmi, nasi kuning, dan kue keranjang. Makanan ini memiliki arti tersendiri, seperti bakmi yang melambangkan umur panjang, sedangkan kue keranjang melambangkan kekayaan.
Selain itu, pertunjukan barongsai dan kembang api juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Pertunjukan barongsai dilakukan untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan, sementara kembang api digunakan untuk menyambut tahun baru.
Tips Menghabiskan Liburan Imlek yang Seru
Menghabiskan liburan Imlek bisa menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan jika direncanakan dengan baik. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba:
- Jelajahi Kota dengan Nuansa Imlek: Banyak kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan, memiliki pasar rakyat atau tempat wisata yang dipenuhi dekorasi Imlek. Jelajahi area tersebut untuk merasakan suasana khas Imlek.Singkawang, Kalimantan Barat, kota yang dikenal dengan kota Seribu Klenteng. Kemudian kawasan Pasar Gede, Solo, llau ada juga di Semarang yang terletang di pasar Semawis dikenal dengan kuliner Tionghoa, ada juga kawasan petak sembilan di Jakarta.
- Ikuti Acara Perayaan: Banyak komunitas Tionghoa mengadakan acara perayaan Imlek, seperti festival, pertunjukan seni, dan lomba. Ikuti acara tersebut untuk merasakan kehangatan dan kebersamaan.
- Beli Souvenir Khas: Banyak toko menjual barang-barang khas Imlek seperti angpao, kue keranjang, dan aksesori perayaan. Beli souvenir sebagai kenang-kenangan atau hadiah untuk keluarga.
- Rayakan dengan Keluarga dan Teman: Liburan Imlek adalah waktu yang sempurna untuk berkumpul dengan keluarga dan teman. Rencanakan makan malam besar atau aktivitas bersama untuk menciptakan kenangan indah.
- Jaga Kesehatan: Meskipun liburan, jangan lupa untuk menjaga kesehatan. Konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan hindari kelelahan akibat aktivitas yang terlalu padat.
Libur Imlek 2026 merupakan momen yang sangat dinantikan oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Dengan jadwal yang telah ditentukan, tradisi yang kaya akan makna, dan berbagai tips untuk menghabiskan liburan yang seru, Imlek 2026 akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Momen libur Imlek 2026 (Tahun Kuda Api 2577 Kongzili) akan menjadi waktu yang sangat pas untuk berlibur karena adanya Long Weekend selama 4 hari berturut-turut.
Berdasarkan SKB 3 Menteri, berikut adalah jadwal resminya:
-
Sabtu, 14 Februari 2026: Libur akhir pekan
-
Minggu, 15 Februari 2026: Libur akhir pekan
-
Senin, 16 Februari 2026: Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
-
Selasa, 17 Februari 2026: Hari Libur Nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Tradisi Umum Perayaan Tahun Baru Imlek
Tradisi Imlek bukan sekadar perayaan ganti tahun, melainkan momen penuh simbolisme yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan penghormatan kepada keluarga.
Berikut adalah rangkaian kegiatan tradisi Imlek yang umum dilakukan secara berurutan:
1. Membersihkan Rumah (Sebelum Hari H)
Dalam tradisi Tionghoa, membersihkan rumah dilakukan beberapa hari sebelum Imlek untuk “membuang sial” dan energi negatif tahun lalu.
Penting: Saat hari H Imlek, dilarang menyapu atau membuang sampah karena dipercaya dapat “menyapu keluar” keberuntungan yang baru datang.
2. Makan Malam Keluarga (Reunion Dinner)
Ini adalah kegiatan paling krusial. Anggota keluarga yang merantau akan pulang untuk makan bersama pada malam menjelang Imlek.
-
Menu Wajib: Ikan (lambang kelimpahan), Mi Panjang Umur (lambang kesehatan), dan Ayam Utuh.
-
Yee Sang: Tradisi mengaduk dan mengangkat salad ikan segar tinggi-tinggi sambil mengucapkan doa. Semakin tinggi angkatan sumpit, semakin besar peluang harapan terkabul.
3. Sembahyang Leluhur dan Vihara
-
Penghormatan Leluhur: Keluarga biasanya berdoa di depan altar rumah untuk menghormati orang tua atau nenek moyang yang sudah tiada.
-
Kunjungan ke Vihara/Klenteng: Berdoa untuk memohon perlindungan dan keberkahan di tahun yang baru, biasanya ditandai dengan menyalakan dupa (hio) dan lilin besar.
4. Berbagi Angpao
Tradisi yang paling dinanti, terutama oleh anak-anak dan mereka yang belum menikah.
-
Aturan: Hanya orang yang sudah menikah yang memberikan angpao kepada mereka yang belum menikah.
-
Simbolisme: Amplop merah melambangkan energi positif dan keberuntungan. Nominalnya biasanya menghindari angka 4 (karena pelafalannya mirip kata “mati”) dan lebih menyukai angka 8.
5. Mengenakan Pakaian Baru (Terutama Warna Merah)
Warna merah dipercaya dapat menakutkan roh jahat (monster Nian) dan melambangkan masa depan yang cerah. Orang-orang biasanya mengenakan pakaian baru, seringkali berupa Cheongsam atau Changshan, sebagai simbol memulai lembaran baru.
6. Pertunjukan Barongsai dan Liong
Tarian singa (Barongsai) dan naga (Liong) bukan sekadar hiburan. Gerakan yang dinamis dan suara musik yang keras bertujuan untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan bagi lingkungan tempat mereka tampil.
7. Tradisi Memberi Jeruk Mandarin
Jeruk mandarin (terutama yang masih ada daunnya) melambangkan emas dan kemakmuran. Saling bertukar jeruk saat berkunjung ke rumah kerabat adalah cara mendoakan kekayaan satu sama lain.
Perayaan Penutup: Cap Go Meh
Tradisi Imlek baru benar-benar berakhir pada hari ke-15 yang disebut Cap Go Meh. Di Indonesia, ini biasanya dirayakan dengan makan Lontong Cap Go Meh dan festival lampion yang meriah.
Dengan memahami dan menghargai tradisi, kita dapat merayakan Imlek dengan penuh makna dan kebahagiaan. Selamat Berlibur tahun baru Imlek 2026.
