TEKNOLOGI

8 Bahaya VPN Gratis dan Rekomendasi VPN Aman

Bahaya VPN gratis (Virtual  Private Network) belum banyak diketahui oleh masyarakat, layanan koneksi antar jaringan yang bersifat pribadi  tetapi dilakukan pada jaringan publik yang memungkinkan pertukaran sumber daya secara tertutup.

Jaringan VPN ini memang dapat menimbulkan bahaya pemiliknya. Tetapi ada juga VPN gratis aman digunakan bagi masyarakat. Sebelumnya membahas rekomendasi VPN gratis apa saja yang aman, maka kontenstore akan membahas 8 bahaya VPN gratis yang dapat kamu pertimbangkan.

Dilansir dari liputan 6, sekarang ini banyak yang menawarkan  layanan VPN gratis bagi penggunanya tanpa biaya tambahan. Tapi, tahukan kamu terdapat  bahaya VPN gratis yang mengancam? Ya, tentu selain mereka juga menghasilkan keuntungan, mereka kerap melakukan penjualan data kepada para pengiklan.

Contoh dari bahaya VPN gratis yang terjadi pada Hola VPN tepatnya 2015 silam. Hola VPN sebelumnya dikenal dengan raja VPN gratis. Sayangnya, aplikasi ini justru mengubah koneksi pengguna menjadi community endpoint.

Artinya layanan ini menggunakan koneksi penggunanya dalam rangka meningkatkan bandwidth jaringan dan menawarkan portal ke pengguna lain. Bahkan mereka juga menjual endpoint pengguna lewat anak perusahaan yang diberi nama Luminati.

8 bahaya VPN gratis

1. Mengancam Keamanan Perangkat

Bahaya vpn gratis yang paling sering ditemukan adanya ancaman keamanan dari perangkat. Meski, sebenarnya fungsi utama VPN adalah untuk melindungi akses internet pengguna dari risiko peretasan. Namun berdasarkan studi terbaru, justru banyak aplikasi VPN gratis yang sudah terinfeksi oleh malware.

Akibatnya kenapa sih? Dengan munculnya malware maka terdapat hubungan erat dengan iklan yang tampil pada aplikasi VPN gratis. Sehingga jangan heran akan munculnya iklan terus menerus ketika menggunakan VPN gratis. Pasalnya, penyedia layanan VPN ini  mengandalkan iklan untuk mendapatkan pemasukan.

2. Serangan Iklan

Bahaya VPN gratis selanjutnya adalah pengguna akan dibanjiri dengan iklan. Memang hal ini kerap mengganggu pengguna serta tidak jarang membuat bingung. Tapi, kehadiran iklan tersebut tidak sekadar mengganggu, bahkan iklan yang penyedia VPN gratis juga bisa mengarahkan pengguna masuk ke situs-situs berbahaya yang di dalamnya berpotensi terdapat peretas.

3. Perlambat Jaringan Internet

Bahaya VPN gratis selanjutnya adalah dapat memperlambat jaringan internet. Sebenarnya hal ini cukup lumrah, karena penyedia layanan VPN gratis memang akan mengatur kecepatan internet pengguna yang masuk ke dalam paket gratis

Tujuannya dengan cara tersebut, pengguna diarahkan untuk membayar jika ingin mendapatkan kecepatan internet yang lebih baik.

4. Batasi Kuota Internet

bahaya VPN gratis lainnya adalah pihak penyedia akan membatasi jumlah kuota ketika perangkat kamu terhubung dengan internet. Maka, penguna hanya dapat mengakses internet dengan VPN menggunakan kuota tertentu, misalnya sebesar 2GB.

Dengan alasan inilah pengguna yang ingin mengakses internet menggunakan VPN dengan lebih leluasa, diwajibkan merogoh kocek terlebih dulu untuk berlangganan paket berbayar. Tentunya harga tiap paket yang ditawarkan juga beragam, tergantung penyedia layanan tersebut.

5. Memantau Aktivitas Pengguna

Memantau aktivitas pengguna merupakan bahaya VPN gratis yan banyak ditemui. Hal tersebut berdasarkan riset imana 72 persen aplikasi VPN ternyata ada pelacak pihak ketiga. Lantas apa sih fungsi pelacak tersebut?

Ternyata, pelacak tersebut memang disusupkan dengan tujuan mengumpulkan rekaman aktivitas on line dari pengguna yang menggunakannya. Umumnya, statistics tersebut akan digunakan para pengiklan dengan tujuan untuk mendapatkan terget dari orang yang akan diberi iklan.

6. Pemakaian IP untuk network Endpoint

Para penyedia layanan VPN gratis menggunakan IP lewat  komputer atau laptop para penggunanya sebagai network Endpoint. Network Endpoint sendiri bisa disebut sebagai penjualan bandwith

Maksudnya, para penyedia layanan VPN gratis akan memindahkan bandwith lebih besar, khususnya bagi pengguna yang mereka anggap memberi keuntungan lebih.

baca juga: https://kontenstore.com/teknologi/7-rekomendasi-hp-fast-charging/

7. Bocornya Data dan Alamat IP

Bahaya VPN gratis selajutanya adalah data dan alamat IP akan bocor ke publik. Berdasarkan studi dari CSIRO hampir sekitar 84% VPN free of charge akan membuka IPv6 pengguna dengan gamblang. Parahnya lagi, 60% di antaranya berani membocorkan permintaan DNS.

Padahal ini akan berdampak pada histori penjelajahan dan lokasi browser yang terbuka. Akhirnya, serangan peratas dan malware akan sulit dibendung.

8. Serangan Man within the middle

Bahaya VPN gratis selanjutanya adalah risiko adanya serangan “man inside the middle”, yang merupakan serangan ke sistem komputer yang saling berkomunikasi satu dengan lainnya. Metode dari serangan peretas yang cukup mematikan ini konsepnya adalah peretas ada di tengah jalur komunikasi.

Tujuannya tentu untuk membaca, membajak, mencuri statistics, bahkan parahnya bisa memasukkan malware yang berbahaya bagi perangkat.

Nah dari  keterangan diatas sekarang tentunya sudah tahu bahaya VPN gratis yang mengancam data kamu. Tetapi ternyata tidak semua VPN gratis itu berbahaya. Pasalnya ada beberapa VPN gratis yang juga aman digunakan.

3 VPN gratis yang aman digunakan

Jika kamu pengguna medsos tentu tidak asing dengan penggunaan VPN. Biasanya, VPN digunakan untuk mengakses internet untuk keperluan yang memerlukan data pribadi pengguna seperti lokasi penggunaan.

Ketika belum resmi, VPN banyak digunakan untuk mengakses Netflix karena pemerintah belum mengizinkan penggunaan layanan streaming tersebut secara resmi. Umumnya, VPN dapat digunakan dengan cara membayar.

Tetapi, ada juga VPN gratis. Meskipun memang ada hal yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan VPN gratis.

Melansir dari bisnis, berikut 3 VPN gratis yang aman digunakan:

8 Bahaya VPN Gratis dan Rekomendasi VPN Aman

1.Hide.me

VPN Hide.me merupakan yang paling terkenal didunia. Hide.me gratis memberikan akses ke 5 server pada empat negara, seperti Belanda, Jerman, kanada, dan Amerika. VPN ini juga tidak akan menyimpan inromasi apapun terkait dengan aktivitas internet kamu.

Tak hanya itu, Hide.me memberikan ijin supaya kamu mendownload melalui torrent. Kelebihan selanjutnya adalah tidak adanya kegiatan membatasi kecepatan internet yang kamu gunakan. Tetapi mereka membatasi penggunaan data hingga 10 GB.

Serupa dengan VPN lainnya, Hide.me dapat digunakan pada beragam perangkat seperti Windows, iOS, MacOS, Linux, Android, dan Fire TV.

baca juga : apa-itu-nft-metaverse-booming-2022

2. PrivadoVPN

VPN ini juga dapat digunakan untuk perangkat Windows, Mac iOS, Android, bahkan Android tv melalui apliksi Firestick.

Sama seperti VPN Hide.me, Privado juga membatasi penggunaan data hanya sampai 10 GB. Aktivitas torrenting di VPN tidak dibatasi sehingga berjalan lancar. Bahkan kamu bisa menggunakan server mulai dari Paris, New York, Frankfurt, Buenos Aires, hingga Mexico City.

Keamanan yang dijami membuat kamu tidak perlu khawatir saat lupa mematikan VPN, karena mereka menyediakan fitur mata daya secara otomatis. Fitur ini tidak pernah ada pada VPN gratis dan hanya ada pada VPN berbayar.

3. Proton VPN

VPN gratis lainnya yakni Proton VPN yang tidak melakukan pembatasan penggunaan data. Sama seperti yang diatas VPN ini juga bisa digunakan untuk beberapa sistem operasi bahkan beberapa router tertentu.

ProtonVPN yang fokus pada aspek keamanan dan privasi juga membuat kamu tenang tanpa harus was-was dengan kebocoran data ketika menggunakannya.

Nah dari penjelasan panjang diatas kamu sekarang sudah mengetahui dong, bahaya VPN gratis dan resiko apa saja dari menggunaan layanan tersebut. Sementara itu, kontenstore juga memberikan rekomendasi beberapa VPN gratis yang aman digunakan.

gus miko

simpel and woles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button